Tentang Proyek Payung & 9808

Saya bahkan lupa persisnya kapan dan di mana gagasan untuk membuat rangkaian film pendek guna memperingati satu dekade reformasi itu muncul. Yang jelas saya ingat adalah percakapan antara saya, Hafiz dan Edwin di sebuah warung bakwan di bilangan Jalan Benda. Waktu itu minggu ketiga bulan September 2007.  Lalu,  kami sepakat untuk mengajak sejumlah kawan membuat sesuatu guna memperingati 10 tahun reformasi di bulan Mei’08. Film tepatnya. Dan kami tentunya tak punya duit. Parahnya lagi, kami juga tidak tahu siapa sih yang punya duit dan mau memodali pembuatan sejumlah film pendek bertemakan reformasi? Seperti yang saya bilang, saat itu sudah nyaris bulan Oktober. Jadi, bila kami mau mencoba menyusun proposal dalam upaya cari dana, kendala kami jelas waktu.

Yang menyebalkan adalah, bila kami hanya berhenti di tingkatan ‘wacana’ macam malam itu kemungkinannya bisa jadi kurang satu tahun dari saat itu kami bertiga akan duduk di lokasi yang sama sambil berkeluh-kesah karena menyesal tak berbuat apa-apa (bukan karena bakwannya kurang enak lho, bakwannya lumayan kok). Jadi? Hafiz dan Edwin melontarkan ide semi-brilian, lebih baik kami bertiga menyusun semacam arahan besar, lalu menyebarkannya ke teman-teman pembuat film pendek (yang kami kenal tentunya), dengan harapan mereka akan menanggapi ‘lemparan’ kami itu. Modalnya? Nah, itu dia! Tentunya swadaya, karena kami tidak bisa memodali apa-apa.

Arahan kelar sebelum minggu kedua Oktober, dan kami mulai menyebarkannya lewat surat elektronik.  Kami tak ingin memposisikan calon partisipan di kondisi klasik ‘enggak enak menolak’, jadi kiriman arahan itu selalu kami sertai dengan kalimat ‘kalau elo ada waktu’ atau ‘kalau elo tertarik’, masih ditambah lagi ‘enggak ada paksaan lho..’ Tanggapan positif pun mengalir.  Kami juga tak kecil hati bila ada yang sudah dikirimi arahan tapi tak menjawab, kan sudah ada perjanjian ini pekerjaan suka rela? Ada juga yang sangat berminat tapi kepentok pada komitmen mereka sebelumnya. Dan karena pekerjaan ini sangat non-formal, tidak punya anggota resmi, bebas biaya administrasi,  maka para teman yang batal ikut inipun masih kami hitung sebagai anggota ‘pasukan’-karena secara visi sebetulnya sudah sepakat, lagipula mau dipecat dengan cara apa? Wong memang tidak ada surat pengangkatan..

Meski jumlah ‘pasukan’ sangat memadai, tapi untuk mempertemukan mereka lumayan susah. Baru pada kisaran Pebruari mereka bisa kumpul (minus Ariani Darmawan yang mukim di Bandung dan Ifa Isfansyah yang sedang belajar di Korea). Untungnya, pengerjaan film masing-masing relatif lancar. Sejak awal kami sepakat film-film ini akan disatukan ke dalam sebuah kompilasi. Di satu titik kami sepakat menamakan kompilasi ini “9808”.

Setiap sutradara sudah hampir pasti melibatkan sekitar lima hingga puluhan orang lainnya, ini yang kami umpamakan sebagai down line dalam istilah direct selling. Sayangnya sampai hari ini kami belum sempat kenalan satu per satu dengan para down line ini. Jadi di atas kertas ‘Pasukan’ Payung berjumlah puluhan. Kami juga harus bersyukur dengan bala bantuan yang sangat mendukung terselesaikannya “9808”. Mereka adalah Meiske Taurisia, editor Sastha Sunu, musisi Thoersi Argeswara, penata suara Ipong Sonix, Emir Hakim  dan Rizal Iwan yang piawai di bidang masing-masing.

Oh ya, kenapa akhirnya kami pakai nama Proyek Payung? Sederhana, kami tak punya kantor dan mayoritas yang terlibat di dalam proyek ini kerap sepakat bertemu di kawasan payung-payung tempat penjual makanan di Taman Ismail Marzuki (Prima Rusdi salah satu inisiator merangkap koordinator Proyek Payung).


3 Responses to “Tentang Proyek Payung & 9808”

  1. tolong donk dikirim filmnya… buat nonton bareng di HAMAS (Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan)…. thanks

  2. BOLEH MINTA SAMPLE FILMNYA BAPAK/IBU YANG TERHOTMAT.
    TERIMA KASIH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: